• UGM
  • IT Center
Universitas Gadjah Mada Nama Instansi
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Menu 1
  • Menu 2
  • Menu 3
  • Beranda
  • Menara Ilmu
  • Perancangan Peralatan Monitoring Kondisi Lingkungan Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel Dengan Tenaga Surya

Perancangan Peralatan Monitoring Kondisi Lingkungan Berbasis Jaringan Sensor Nirkabel Dengan Tenaga Surya

  • Menara Ilmu
  • 22 November 2018, 17.06
  • Oleh:
  • 0

Monitoring kondisi lingkungan merupakan salah satu bentuk penerapan manajemen pertanian presisi dengan tujuan untuk memberikan informasi kondisi lingkungan secara real-time. Pada penelitian ini dilakukan perancangan peralatan monitoring kondisi lingkungan menggunakan Jaringan Sensor Nirkabel (JSN) untuk meningkatkan fleksibilitas dalam penerapannya di lapangan serta memanfaatkan tenaga surya sebagai sumber dayanya sehingga mengurangi ketergantungan pada suplai listrik dari PLN. Peralatan monitoring kondisi lingkungan terdiri dari komponen monitoring node dan gateway node. Monitoring node menggunakan Arduino Fio sebagai unit mikrokontroler, sedangkan gateway node tersusun atas Arduino Ethernet yang dihubungkan dengan router Wi-Fi GSM untuk terkoneksi ke Internet.

Transmisi data secara nirkabel dari monitoring node ke gateway node menggunkan modul Xbee S1 dengan interval waktu pengiriman data tertentu. Uji kinerja alat dilakukan dengan mengamati konsumsi daya baterai berdasarkan variasi interval waktu pengambilan data yaitu 5 menit, 10 menit, 20 menit, 30 menit, dan 60 menit. Hasil perancangan adalah berupa peralatan monitoring yang dapat digunakan untuk pemantauan kondisi lingkungan secara nirkabel dan dengan tenaga surya.

Berdasarkan hasil uji kinerja peralatan, daya tahan baterai berdasarkan variasi interval waktu pengambilan data pada 5 menit, 10 menit, 20 menit, 30 menit, dan 60 menit adalah 28 jam, 30 jam, 36 jam, 40 jam dan 48 jam. Dalam perancangan alat ini yang perlu dipertimbangkan adalah jumlah sensor yang digunakan, interval waktu pengambilan data, kapasitas baterai, kapasitas solar panel, dan faktor lingkungan yaitu intensitas cahaya matahari.

Referensi

http://etd.repository.ugm.ac.id/index.php?mod=penelitian_detail&sub=PenelitianDetail&act=view&typ=html&buku_id=154484&obyek_id=4

Kontributor:

M.Hafizh Jabbar, STP
Penulis adalah Alumni Smart Agriculture Research Group, Laboratorium Energi dan Mesin Pertanian, Departemen Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada. Berpengalaman dibidang perancangan field monitoring system berbasis microcontroller dan Cloud Technology.

Recent Posts

  • Pengelompokan Perkumpulan Petani Pemakai Air dengan Metode Fuzzy Clustering di Wilayah Pengasih Timur Sistem Irigasi Kalibawang
  • Industri Pangan Fungsional di Indonesia
  • Bagaimana Membedakan Klaim Ilmiah dan Hoax
  • Pangan Fungsional dan Nutrisetikal: Sejarah & Perkembangan Terkini
  • Potensi Pasar dan Konsumen Pangan Fungsional di Indonesia
Universitas Gadjah Mada

Alamat Instansi
Nomor Telepon Instansi
Email Instansi

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY